Cari Blog Ini

0 MEMADU KASIH DENGAN PUTRA PRESIDEN

Sabtu, 13 Juni 2015


MEMADU KASIH DENGAN PUTRA PRESIDEN
Hari ini Kamis 11 Juni, putra sulung Presiden Joko widodo(jokowi),Gibran rakabuming rakaakan mempersunting Putri Solo 2009,Selvi ananda putri.Meski hubungan cinta mereka sudah terjalin sejak 6 tahun lalu, namun baik sahabat keduanya maupun masyarakat Solo tak banyak yang mengetahuinya. Gibran yang memiliki pribadi tertutup dan Selvi yang sebenarnya lebih terbuka, bisa menyimpan rapat-rapat hubungan tersebut.
Kisah cinta mereka berawal saat ajang Pemilihan Putra-Putri Solo (PPS) 2009. Di ajang kontes kecantikan itulah keduanya dipertemukan untuk pertama kalinya. Saat itu, Selvi menjadi salah satu finalis PPS dan Gibran menjadi salah satu mentor kewirausahaan sekaligus juri Bahasa Inggris. Selvi akhirnya memenangkan kontes tersebut. Ibunda Gibran, Iriana jokowi sebagai istri walikota saat itu,menyematkan mahkota dikepala Selvi Ananda Putri.
Sebagai penyandang gelar Putri Solo 2009, Selvi sering terlibat dalam acara budaya dan pariwisata di Pemerintah Kota Solo,untuk mengenalkan potensi wisata yang dimiliki. Selvi kerap bertugas menyambut tamu resmi di rumah dinas wali kota, Loji Gandrung. Di rumah bikinan Belanda itulah Selvi dan Gibran kembali sering bertemu, hingga keduanya menjadi dekat.
Kedekatan keduanya semakin terlihat saat Selvi mengikuti dalam rombongan Solo Batik Carnival (SBC) di Parade Internasional Chinghay, Singapura dari tanggal 19 dan 20 Februari 2010. Kebetulan, pria kelahiran 1 Oktober 1987 sedang menyelesaikan kuliah di Management Development Institute of Singapore (MDIS).
Ketua Paguyuban Putra-Putri Solo, Raden Ayu (Ray) Febri Haspsari Dipokusumo mengaku mengerti banyak kisah cinta keduanya. Menurut dia, tumbuhnya cinta Selvi dan Gibran lantaran keduanya sering bertemu. "Kalau pepatah Jawa mengatakan, 'witing tresna jalaran saka kulina'. Yang artinya, cinta itu tumbuh karena sering bertemu atau terbiasa. Tapi kapan resminya mereka pacaran saya tidak tahu," ujarnya.
Febri mengatakan, dirinya juga menjadi saksi, jika ibunda Gibran, Iriana mempunyai keinginan agar anaknya bisa mendapatkan istri seorang Putri Solo. Keinginan tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada finalis Putra-Putri Solo tahun 2009. Ternyata keinginan dan doa tersebut dikabulkan.
Gibran dikenal sebagai pengusaha muda yang gigih. Tahun 2010 dia membuka usaha katering bernama Chili Pari yang kini sukses. Tak puas dengan satu usaha, Gibran kembali membuka restoran martabak dengan nama Markobar (Martabak Kotta Barat) di kawasan Kotta Barat, sekitar Solo Grand Mall, dan di kawasan Pabelan, Kartasura. Berkat kegigihannya tersebut ia juga sering diundang menjadi pembicara di berbagai acara workshop dan seminar kewirausahaan.
Sementara Selvi yang merupakan anak kedua pasangan Didit Supriyadi dan Supartini pernah bekerja sebagai pembaca berita di salah satu stasiun televisi lokal di kota Solo. Usai menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Solo, ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AUB Solo. Kemudian ia sempat bekerja di Bank Panin di kawasan Pasar Legi, Solo. Namun, sejak pemberitaan mengenai rencana pernikahannya beredar, Selvi mengundurkan diri dari bank tersebut. Wanita kelahiran Solo 9 Januari 1989 tersebut sering membantu kedua orang tuanya yang membuka usaha kuliner ayam goreng dan sambal belut di pusat makanan khas Solo Gladag Langen Bogan (Galabo) di Jalan Mayor Sunaryo. Saat berjualan tersebut, Gibran sering berkunjung, dan tak sungkan untuk membantu mengiris lalapan atau menyajikan makanan kepada pembeli. Namun, sejak kabar rencana pernikahan itu, warung makan Didit dan Partini tutup.
Sementara itu, untuk baju pengantin kedua calon mempelai, keluarga Jokowi menyerahkan kepada dua desainer asal Solo, Tuty Adib dan Hanif Aisyah Nanjaya. Tuty mengerjakan baju pengantin Gibran dan Selvi untuk pengajian, prewedding, midodareni, dan ijab kabul. Tuty juga membuat rancangan untuk anggota keluarga inti Presiden Jokowi. Sedangkan baju pengantin untuk resepsi dan baju seragam seluruh keluarga inti Jokowi dan calon besan dikerjakan oleh Hanif Aisyah Nanjaya. Baju pengantin Gibran berupa beskap dengan jarit batik motif Sidomukti dan Sidomulyo.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/lika-liku-perjalanan-cinta-gibran-dan-selvi-ananda.html



Read more

0 ANGELINE KU YANG MALANG



ANGELINE KU YANG MALANG
Akhir akhir ini kita semua dikejutkan dengan berita pembunuhan gadis malang yang berasal dari bali,,diketahui gadis tersebut adalah Angeline(8tahun).tidak disangka gadis malang yang memiliki paras yang lucu itu meninggal dengan tragis di tangan Agus yang tidak lain adalah pembantu dirumah ibu angkat avelin Maggie.
Bukan hanya dibunuh,,angeline diketahui juga mengalami kekerasan seksual.dipastikan dia sempat diperkosa berkali-kali sebelum akkhirnya maut menjemput. Sejauh ini kepolisian Bali baru menemukan satu pelaku yang valid. Sementara terduga lainnya menunggu keputusan hasil pemeriksaan. Siapa saja mereka yang diduga membunuh gadis kecil Angeline? Bintang.com rangkum buat kamu supaya melapor polisi kalau melihat mereka. 
Saat berita ini dibuat, seorang satpam bernama Agus yang mengontrak di tempat ibu angkat Angeline akhirnya ditetapkan polisi menjadi tersangka.
Agus mungkin jelmaan iblis. Sebelum membunuh Angeline , dia memperkosa bocah malang itu dua kali. Gegara takut ketahuan, Agus pun mencekik Angeline dengan tali. Kejam!

Ibu angkat Angeline ini diduga ikut dalam sandiwara a la sinetron untuk membunuh anaknya. Tudingan ini muncul setelah menyeruak kabar jika Angeline ternyata menjadi pewaris 60 persen kekayaan ayah angkatnya. Si ibu mungkin gak terima dengan hal ini.



SELAMAT JALAN ANGELINKKU SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK UNTUKMU
Sumber: http://www.bintang.com/lifestyle/read/2249422/biadab-ini-tersangka-dan-terduga-pembunuh-angeline
Read more

0 MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Kamis, 04 Juni 2015


A. Pengertian Manusia          
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta),“mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.
B. Pengertian Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari kata budh—> budhi—> budhaya dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia (supartono, 2001; Prasetya, 1998).Dari definisi-definisi kebudayaan dapat dinyatakan bahwa inti pengertian kebudayaan mengandung beberapa ciri pokok, yaitu sebagai berikut :
a. Kebudayaan itu beraneka ragam.
b. Kebudayaan itu diteruskan melalui proses belajar.
c. Kebudayaan itu terjabarkan dari komponen biologi, psikologi, sosiologi, dan eksistensi manusia.
d. Kebudayaan itu berstruktur.
e. Kebudayaan itu terbagi dalam aspek-aspek.
f. Kebudayaan itu dinamis.
g. Nilai-nilai dalam kebudayaan itu relatif 

C. Kaitan Manusia Dan Budaya
Manusia sebagai perilaku kebudayaan yakni dapat dipandang setara yang dinyatakan sebagai dialektis, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap:
1.Eksternalisasi, proses manusia mengekspresikan dirinya dalam membangun dunianya
2.Obyektivitas, proses msyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
3. Internalisasi, proses masyarakat disergap kembali oleh manusia, yakni manusia yang mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dapat idup dengan baik
D. Kedudukan Manusia Terhadap Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan pada dasarnya memiliki  hubungan yang sangant erat kaitannya, karena hampir seluruh kegiatan manusia yang di kerjakaannya setiap saatnya merupakan sebuah kebudayaan. Berikut ini adalah 4 kedudukan manusia terhadap kebudayaan:
1) penganut kebudayaan,
2) pembawa kebudayaan,
3) manipulator kebudayaan, dan
4) pencipta kebudayaan. 
D. HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?
          Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita  lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan - peraturan

          kemasyarakatan. Pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya hams patuh kepada peraturan yang dibuatnya sendiri itu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.
Read more

0 MANUSIA DENGAN CINTA DAN KASIH




Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.
Kasih atau dikenal juga sebagai (Afeksi istilah Psikologi dalam bahasa Inggris Affection) secara harfiah adalah semacam status kejiwaan yang disebabkan oleh pengaruh eksternal.
Istilah ini dalam bahasa Inggris sering digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua orang (atau lebih) yang lebih dari sekedar rasa sim pati atau persahabatan.
Cinta dan Kasih adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi semua manusia Makna cinta dan kasih yaitu sama semua menghasilkan makna yang tiada batas.tiap orang juga pasti juga pendapatnya berbeda-beda. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi oleh karena itu semua orang memiliki cinta. Selain itu Cinta juga sumber kekuatan dari segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta karena cinta dapat memberikan dorongan dan motivasi terhadap diri seseorang.untuk menghasilkan sesuatu yang dinginnkan dapat tercapai dengan indah. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang kepada orang yang manaruh hatinya kepada seseorang. sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh hatinya. Banyak orang memaknakan arti cinta itu kepada pasangannya dan sedangkan kasih itu diberikan kepada ibu,ayah, adik,kakak, nenek,kakek,teman,sahabat,saudara lainya bahkan kita bisa memberikan kasih kepada orang lain yang belum kita kenal sebelumnya. sejauh ini terlihat berbeda antara cinta dan kasih, tetapi makna yang sesungguhnya adalah sama-sama memiliki rasa sayang terhadap seseorang.
Sedangkan Pengertian Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, pengertian tersebut adalah pengertian ilmu budaya dasar secara sederhana.
Hubungannya Cinta Kasih dengan Ilmu budaya Dasar ?
         Hubungan Cinta Kasih dengan Ilmu Budaya Dasar menurut saya ada,hubungannya berupa pendidikan sikap yang diajarkan dengan Ilmu Budaya Dasar untuk menghadapi permasalahan-permasalahan dengan penuh cinta dan kasih sayang seperti penjelasan mengenai cinta kasih.Bentuk wujud cinta kasih manusia kepada penciptanya adalah pengabdian, kesetiaan, ketaatan dan sebagaimana. Sebagaimana keterikatan manusia kepada tuhannya. Sedangkan wujud cinta kasih makhluk hidup kepada sesamanya terbagi atas tiga.Pertama cinta philiayakni seperti cinta kepada saudara, cinta kepada orang tua, cinta kepada teman, cinta kepada sesama. Yang kedua cinta eros yakni cinta yang menegakkan aspek ragawi (erotis).Yang ketiga cinta amor yakni cinta yang menekankan aspek psikologis dan emosi.Unsur cinta adalah keterikatan, keintiman dan kemesraan. Ketiganya menyatu dalam segitiga. Dan menjadi ketergantungan. Ketiga unsur cinta ini sama kuat. Namun jika ketiganya tidak sama-sama kuat akan mengakibatkan cinta yang hambar. Dan ada ketidak seimbangan antara yang satu dengan yang lainnya.Sedangkan cinta kasih manusia kepada alam atau lingkungannya terwujud dalam bentuk menjaga lingkungan, menciptakan keserasian, keselarasan, keseimbangan dengan alam lingkungan sehingga dapat tercapai kehidupan yang aman dan tentram. Cinta kasih manusia kepada dirinya sendiri terwujud dalam bentuk menjaga dirinya sendiri unsur-unsur yang terdapat dalam cinta adalah simpati seperti kenal, tahu, pengertian, dan perhatian. dan emosi seperti pengorbanan, tanggung jawab, saling menghormati dan kasih sayang. Cinta kasih terjadi apabila perasaan simpati antara dua subjek saling mengisi dan melengkapi sehingga terjadilah dinamika cinta. Setiap makhluk hidup memerlukan cinta dan kasih. Karena cinta dan kasih merupakan keperluan fundamental setiap makhluk hidup. Tanpa kita sadari dalam diri manusia terdapat cinta kasih. Emosi ini terjadi antara kita dan orang lain bahkan dengan ketidak sengajaan. Bahkan emosi ini juga terjadi antara manusia satu kepada manusia lainnya yang belum kenal.
       Dalam perjalanan hidup manusia, tidak akan pernah lepas dari yang namanya cinta. Cinta akan selalu ada dalam suatu dimensi yang namanya manusia. Manusia dicipta dengan penuh cinta, dan tanpa cinta manusia tak akan lahir. Manusia diciptakan di jagad bumi mengembangan cinta dari tuhan sebagai khalifah  di muka bumi. Yang menjadi pertanyaan besar sekarang ini adalah pemaknaan akan cinta dalam realitas hidup ini. Apakah cinta dimaknai sebagai sesuatu yang fitrah yang mesti dijaga ataukah suatu wujud rasa yang mesti diagungkan. Ketika memberikan sebuah defenisi akan cinta, akan lahir beberapa defenisi yang tentu saja akan berbeda dari segi substansi atau hakikat cinta itu. Hal ini dikarenakan sudut pandang yang berbeda pula. Semakin tinggi tingkat pemahaman terhadap suatu norma atau prilaku, akan semakin kompleks penjabaran defenisi itu.
A.    Pengertian Cinta Kasih
Pendefinisian dalam perspektif terminology (bahasa), cinta kasih dapat diuaraikan Cinta kasih adalah kata majemuk yang telah merupakan ungkapan tetap yang berupa paduan antara kata sifat yang terdiri dari kata “cinta” dan “kasih”. Cinta akan diartikan sebagai rasa rindu, ingin, sangat suka, sangat saying, sangat kasih dan tertarik hatinya. Sedangkan kasih diartikan sebagai perasaan saying, cinta, atau suka kepada. Dari kata cinta kasih ini, lahir pula beberapa padanan kata yang hampir semakna. Sebut misalnya, “kasih sayang”, “belas kasihan”, “kemesraan” dan “pemujaan”. Cinta kasih merupakan inti dari keberadaan manusia ( the core of existence ). Dalam konteks lain, cinta kasih mengandung makna yang lain, seperti “jatuh cinta”, “dilamun asmara”, “cinta orang tua kepada anak atau sebaliknya”, “cinta pada alam dan seni”, “cinta kepada negara”, “cinta sesama manusia” dan yang lebih tinggi “cinta kepada Allah Swt.”.
Semua istilah tersebut di atas tidak sama, akan tetapi merupakan variasi-variasi dari sekian banyak istilah. Istilah-istilah ini merupakan padanan yang sangat memiliki arti yang mengarah pada satu pemaknaan yang utuh. Sehingga melahirkan tingkatan-tingkatan cinta. Realitas yang tersaji sekarang dihadapan kita (kondisi internal dan eksternal masing-masing individu) sangat memungkinkan memberikan tingkatan pada cinta itu. Sehingga lahir ‘cinta kasih yang rendah’, ‘cintah kasih yang menengah’, dan ‘cinta kasih yang tinggi dan luhur’. Tingkatan cinta ini bisa saja lahir karena factor pemahaman atau tingkat intelegensi seseorang atau bahkan tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang. Manusia dalam hal ini insan pecinta, tidak selamanya akan berada dalam tingkatan cinta tersebut. Cinta kasih yang rendah yang hanya sekedar menganggap cinta adalah sebuah rasa yang mesti diekspresikan seketika yang tanpa control dan nilai (absurd). Pecinta seperti ini cenderung melakukan aktivitas yang menamakan cinta namun bukan sebenarnya cinta. Tidak diperlukan control dalam penjabarannya bahkan cinta yang dimaksudkan memiliki nilai tapi seyogyanya tidak ada nilai kecuali ego dan nafsu semata yang bermain di dalamnya.
Cinta menengah lahir dikarenakan adanya paradigma bahwa cinta memiliki nilai namun tidak ada control maupun norma yang mengatur aplikasi. Pecinta seperti ini cenderung apatis bahkan boleh dikatakan manusia pragmatis. Nilai dimaknai sekedar pemenuhan hasrat dan rasa. Cinta ini tak bisa lagi dibedakan dengan nafsu. Pecinta ini melahirkan prilaku pacaran, dan sejenisnya. Penilaian akan cinta hanya sekedar sebagai rasa yang mesti diwujudkan. Kalaupun ada control yang bermain, disana hanya berupa rasionalisasi (hasil pemikiran) yang mengedapankan ego (egosentris ; tak semestinya juga ego diabaikan). Norma yang dianggap sebagai control hanya norma masyarakat. Selama tidak ada yang diganggu dan dirugikan, dan tak melewati batas kemanusiaan akan tetap dijalaninya.
Cinta kasih tidak hanya sekedar cinta belaka, akan tetapi cinta kasih itu timbul dari lubuk hati manusia yang sifatnya kekal dan tak akan pernah berubah. Dengan cinta kasih ini, manusia akan selalu berbahagia dan menderita di dalam hidupnya. Cinta sebagai keperluan fundemantal memang tidak mudah diterangkan atau didefenisikan.  Mengacu pada perspektif sekarang, yaitu dalam hubungan cinta kasih yang timbul antara dua jenis manusia yang berbeda kelamin dapat dibedakan dalam empat macam pertumbuhan cinta, yaitu :
A.    Cinta kasih karena kebiasaan
Adalah cinta yang diperoleh berdasarkan tradisi masyarakat yang dibiasakan, seperti menikahkan anak-anak yang sebelumnya tidak saling kenal dan cinta tumbuh karena ikatan sudah ada.
B.    Cinta kasih karena penglihatan
Adalah cinta yang tumbuh karena penglihatan, seperti kata pepatah :
Darimana datangnya linta
Dari sawah turun ke kali
Darimana datangnya cinta
Dari mata turun ke hati
Manusia sebagai makhluk social mempunyai kodrat terbaik pada suatu obyek yang dipandang indah, cantik, menarik, dan lain-lain.
C.    Cinta kasih karena kepercayaan
Adalah cinta kasih yang lahir dari kepercayaan atau keyakinan. Hubungan untuk memadu cinta kasih biasanya diperlukan waktu yang cukup lama untuk saling menyelidiki karakter, dan saling memupuk cinta kasih.
D.    Cinta kasih karena angan-angan
Adalah cinta yang lahir dari pengaruh angan-angan atau khayal saja, cinta yang penuh fantasi.
Menurut teori, cinta adalah sikap dasar untuk memperhatikan kepuasan dan ketentraman serta perkembangan orang yang kita cintai

Read more